Alasan di Raport Tidak ada Perengkingan
Penghapusan peringkat (ranking) pada Kurikulum Merdeka bukan tanpa alasan. Ada beberapa pertimbangan penting yang menjadi dasar kebijakan ini. Secara sederhana, ranking dihapus karena tidak lagi dianggap sebagai indikator utama keberhasilan belajar. Berikut alasan lengkapnya: 1. Fokus Pada Kompetensi, Bukan Kompetisi Kurikulum Merdeka menekankan kompetensi dan kemajuan belajar tiap individu, bukan perbandingan antar siswa. Setiap anak berkembang dengan kecepatan dan gaya belajar yang berbeda. Ranking sering membuat hasil belajar terlihat seperti “perlombaan”, bukan proses. 2. Mengurangi Tekanan dan Kecemasan Berlebih Ranking terbukti di banyak penelitian dapat menimbulkan: stres akademik, kecemasan berlebihan, rasa takut gagal, bahkan burnout sejak usia sekolah. Kurikulum Merdeka ingin menciptakan suasana belajar yang lebih aman dan nyaman. 3. Mencegah Labeling dan Diskriminasi Setiap kali ranking diumumkan, sering muncul: siswa tertentu merasa rendah diri, siswa yang “top”...
Komentar
Posting Komentar